1.
Kalau ke Kalimantan kamu wajib ke Danau
Sentarum, danau ‘ajaib’ di jantung Borneo.
Ada keunikan yang istimewa yang bisa kamu temukan saat mengunjungi Danau
Sentarum. Danau yang terletak di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, ini
memang bukan danau biasa. Saat musim hujan, danau ini tampak seperti kumpulan
air yang merendam hutan. Tapi, cobalah datang di musim kemarau, kamu gak akan
menemukan danau, melainkan hutan dan padang dengan sedikit air yang mirip
kubangan.
Ya, Danau Sentarum memang danau musiman. Diapit pegunungan, danau ini
menjadi sumber utama bagi aliran air sungai Kapuas. Karena perannya sebagai
lebak lebung raksasa sangat vital bagi kelangsungan hidup hewan liar dan
manusia, tempat ini diresmikan sebagai taman nasional yang dilindungi.
Jika kamu mengaku berjiwa petualang, sayang rasanya jika melewatkan
berkunjung ke danau ini saat mampir di Kalimantan Barat. Di saat musim
penghujan tiba dan danau sedang naik airnya, kamu bisa menjelajah danau dengan
perahu motor milik penduduk setempat. Jika pun tidak memandangi pepohonan sudah
cukup bisa menyegarkan pandangan.
2.
Sunset di Pantai Melawai juga tak boleh kamu
lewatkan. Inilah cara terindah memandangi matahari terbenam di Balikpapan
Jika menilik dari letak geografisnya yang menghadap ke arah Timur,
sepertinya sulit menemukan spot untuk memandang matahari terbenam di
Balikpapan, Kalimantan Timur. Tapi, anggapan itu akan terpatahkan setelah kamu
mengunjungi pantai Melawai yang gak jauh dari pusat kota. Posisi pantai yang
berada di teluk kecil menjadikannya sebagai lokasi melihat sunset terbaik di
Balikpapan.
Untuk sampai ke pantai ini, kamu cuma perlu menempuh 5 menit perjalanan
dari pusat kota. Ngesot aja
nyampe. Selain pemandangan sunset-nya yang apik, kamu juga bisa
melihat kapal-kapal pengangkut yang berseliweran di pelabuhan Semayang. Ada
juga Pulau Babi yang bisa datangi dengan berjalan kaki saat air surut. Saat
hari sudah gelap, pemandangan pijaran flare gas dari
cerobong kilang minyak bakal menemani keriuhan kafe-kafe di pantai ini.
3.
Mampirlah ke Tanjung Puting untuk memberi
makan anak orang utan yang lucu. Cinta dan kasih sayang tak melulu harus
diberikan kepada sesama manusia ‘kan?
Gara-gara pembabatan hutan, keberlangsungan hidup orangutan di
Kalimantan makin terancam. Untungnya, ada kawasan konservasi yang menjadi rumah
bagi mereka di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah. Belantara luas
ini akhirnya menjadi sanctuary bagi
orangutan yang hampir punah dan berbagai satwa lainnya.
Bersama ranger, memasuki
hutan untuk berjumpa dengan orangutan adalah pengalaman yang dinanti-nanti.
Kamu bisa melihat orangutan yang luar biasa itu nongkrong sambil melahap
makanan yang disediakan petugas jagawana. Beberapa juga ada yang dilatih untuk
lebih bersahabat dengan manusia, lho. Jadi, jangan kaget kalau tiba-tiba ada
anak orangutan yang menghampirimu.
4.
Rasakan sensasi tawar menawar, belanja, dan
wisata kuliner di atas kelotokhanya di Pasar Terapung Muara
Kuin, Banjarmasin.
Katanya, kalau kamu ingin mengamati aktivitas dan bercengkerama langsung
dengan masyarakat lokal, datanglah ke pasar tradisionalnya. Di Banjarmasin,
Kalimantan Selatan, kamu akan menemukan pasar yang unik. Bukan di bangunan
permanen dengan los-losnya, melainkan di atas jukung atau perahu di sungai Kuin.
Penjual dan pembeli di pasar terapung ini biasa bertransaksi sampai
dengan jam 9 pagi. Makanya, kalau mau menikmati serunya pasar terapung, kamu
gak boleh malas bangun pagi. Dengan kelotok atau
perahu kayu bermotor, kamu bisa berbelanja berbagai hasil bumi seperti sayur
dan buah, souvenir, maupun berburu menu kuliner.
5.
Tantang nyalimu untuk berjalan di atas
Jembatan Tajuk di Bukit Bangkirai. Lalu berhentilah sejenak untuk menikmati
kicau burung yang terdengar bersaut-sautan.
Menjelajah Kalimantan belum lengkap kalau belum menjamahi hutan hujan
tropisnya. Nah, di Kabupaten Kutai Kartanegara, ada kawasan ekowisata berupa
hutan hujan tropis yang masih alami, yaitu Bukit Bangkirai. Kamu bisa menikmati
merdunya kcauan burung-burung serta satwa liar lainnya. Di tempat ini, ada
pohon bangkirai berusia 150 tahun yang ikonik.
Jika kamu punya cukup nyali, meniti Jembatan Tajuk bakal menjadi
pengalaman yang mendebarkan. Jembatan ini berupa canopy
bridge yang terletak di ketinggian dan menghubungkan pohon
bangkirai yang satu dengan yang lain. Selain itu, kawasan ini juga sudah
dilengkapi dengan cottage, kolam
renang, restoran, serta camping ground. Jadi, kamu bisa menjelajah hutan tanpa kerepotan
memikirkan makan dan akomodasi.
6.
Kunjungilah habitat Kera Ekor Panjang yang
dikeramatkan oleh warga Tionghoa di Pulau Kembang.
Hutan wisata menarik lainnya bisa kamu temukan di Pulau Kembang. Pulau
seluas 50 hektare ini merupakan delta di tengah sungai Barito yang terbentuk
secara alami. Kawasan ini menjadi habitat bagi kawanan kera ekor panjang serta
berbagai jenis burung.
Konon, kawanan kera ini dipimpin oleh raja kera—tentunya
bukan Sun Go Kong, sih. Tapi, kera-kera ini
dikeramatkan oleh warga Tionghoa setempat. Bahkan, di tengah hutan terdapat
altar berupa patung kera putih atau Hanoman. Kamu bisa mencapai pulau yang
terletak di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan ini dengan menaiki
perahu motor dari tepi sungai Barito.
7.
Bontang juga punya nukilan surga yang tak
kalah indahnya. Pulau Beras Basah dan pasir putihnya pasti membuatmu sulit
memalingkan mata
Siapa menyangka ada surga tersembunyi di Bontang, Kaltim, yang notabene
adalah kota industri? Surga tersembunyi itu memang gak terletak di kota,
melainkan di lepas pantainya. Dengan menempuh 45 menit dari Pelabuhan Tanjung
Laut, kamu bisa menginjakkan kaki di surga tersembunyi ini: Pulau Beras Basah.
Pulau Beras Basah adalah pulau mungil yang punya pantai berpasir putih
dan pemandangan bawah laut yang eksotis. Mercusuar yang menjulang tinggi
menambah daya tarik pulau ini. Tunggulah sampai senja tiba, kamu bakal dibuat
terkesima. Mau menginap? Jangan lupa bawa air minum yang banyak serta tenda.
8.
Di Kalimantan Barat jajallah mendaki Bukit
Kelam. Kalau berani, coba sensasi terbang di atas ketinggian dengan melakukan
Paralayang
Kamu mungkin pernah mendengar tempat bernama Ayers Rock, batuan monolit
terbesar di Australia. Tapi, percaya gak kalau
Kalimantan juga memilikinya? Bahkan, dimensinya lebih besar daripada Ayers
Rock, menjadikannya batuan monolit terbesar di dunia. Ya, Bukit Kelam namanya.
Letaknya di Sintang, Kalbar.
Pengalaman trekking menuju puncak Bukit Kelam ternyata gak sekelam
namanya, tuh. Justru, pemandangan hijau khas cagar alam menghampar indah di
kejauhan. Dengan ketinggian mencapai 900 meter dan kemiringan antara 15-40
derajat, Bukit Kelam pas banget dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga paralayang
dan panjat tebing.
9.
Jika ingin tahu Kalimantan yang sebenarnya
coba naik bus air dari Samarinda yang akan membawamu membelah sungai Mahakam.
Sepanjang perjalanan akan kamu lihat betapa Borneo sangat kaya
Siap memulai perjalanan wisata yang tiada duanya? Naiklah bus air yang
berupa kapal motor dari kota Samarinda. Kamu akan diajak membelah aliran sungai
Mahakam sampai ke Kecamatan Long Bagun yang berjarak sekitar 700 km dari
Samarinda.
Perjalanan ke sana bisa memakan waktu sekitar dua hari. Tapi, tenang,
segala fasilitas sudah tersedia di atas kapal. Dari atas kapal, kamu bisa
menyaksikan potret kehidupan masyarakat di sepanjang aliran sungai serta
beberapa dermaga tempat melakukan pengapalan batubara.
10.
Tutup perjalananmu dengan mengunjungi
Kecamatan Loksado. Bercengkerama dengan suku Dayak Meratus membuat perjalananmu
rapi terbungkus
Pedalaman pegunungan Meratus di Kalsel mungkin tempat yang tepat untuk
kabur sejenak dari peradaban. Di sinilah terdapat kecamatan Loksado, tempat di
mana suku Dayak Meratus bernaung, sekitar dua setengah jam dari kota
Banjarmasin. Menuju kemari, berarti siap untuk mencecap panorama menakjubkan
hutan hujan tropis, lengkap dengan air terjun dan aliran sungai.
Di Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, kamu bisa mengenal dekat
kearifan lokal suku Dayak Meratus yang diwariskan secara turun-temurun. Di
sini, kamu bisa tinggal bersama masyarakat Loksado di rumah-rumah mereka.
Selain itu, lanskap daerahnya yang masih alami dan asri bikin kamu malas
beranjak pulang.
--------------------
Sumber : http://www.hipwee.com/travel/10-destinasi-liburan-di-kalimantan-yang-gak-kalah-indah-dari-kepulauan-derawan/










Tidak ada komentar:
Posting Komentar